Skip to main content

Printer Thermal

Struk transaksi dicetak ke printer thermal yang terhubung ke perangkat POS. Printer diatur dari halaman Printer di Aplikasi POS (buka dari Profil → Atur Printer).
Pengaturan tampilan struk (ukuran kertas, header, footer, logo) dilakukan admin di Dashboard → Kelola Toko → Struk. Baca Template Struk.

Menambahkan printer

  1. Buka Profil → Atur Printer.
  2. Pilih jenis koneksi printer Anda:
  1. Untuk printer jaringan, masukkan IP (misal 192.168.1.50) dan port (misal 9100), lalu Simpan.
  2. Untuk Bluetooth/USB, cari perangkat lalu pilih printer Anda.

Menguji printer

Setelah printer tersimpan, gunakan Uji Cetak untuk memastikan printer merespons dan struk tercetak dengan benar.
  • Pastikan printer dan perangkat berada di jaringan yang sama (untuk printer jaringan).
  • Cek IP/port printer di pengaturan printer.
  • Pastikan printer dalam keadaan nyala dan siap (online).

Pengaturan cetak

  • Auto print — struk dicetak otomatis setiap transaksi selesai.
  • Lebar struk — pilih ukuran kertas, umumnya 58 mm atau 80 mm, sesuai printer Anda.
  • Printer aktif — pilih printer yang dipakai; nama dan tipe koneksinya tampil di halaman Profil sebagai “Tersimpan”.

Mengganti / menghapus printer

Buka halaman Printer, lalu:
  • Ganti printer lain yang tersimpan sebagai printer aktif.
  • Hapus printer yang sudah tidak dipakai.
Pastikan printer aktif sudah dipilih, opsi auto print aktif, dan printer dalam keadaan online. Jalankan Uji Cetak untuk memastikan koneksi.
Ya. Pengaturan printer bersifat per perangkat, jadi setiap perangkat POS perlu menambahkan printer-nya masing-masing.
Tampilan struk (header, footer, logo, ukuran kertas) diatur di Dashboard → Struk. Ukuran kertas di aplikasi POS harus sesuai dengan template tersebut.