Skip to main content

Buka & Tutup Shift

Shift adalah periode kerja kasir dalam sehari. Kasir wajib membuka shift sebelum mulai bertransaksi di Aplikasi POS. Shift juga dipakai untuk menghitung kas: berapa uang kas yang dipegang di awal vs akhir shift.
Tanpa shift yang terbuka, halaman POS tidak dapat digunakan untuk transaksi. Setiap transaksi tercatat ke shift kasir yang sedang aktif.

Membuka shift

  1. Buka tab Shift di aplikasi.
  2. Masukkan kas awal (uang tunai yang dipegang kasir saat mulai shift, misal Rp100.000 untuk uang receh).
  3. Klik Buka Shift.
Jika kasir mulai tanpa uang di laci, isi 0. Uang tunai dari penjualan nanti akan menambah saldo kas shift.
  1. Buka tab Shift.
  2. Klik Tutup Shift.
  3. Masukkan kas aktual — jumlah uang tunai yang benar-benar ada di laci kasir saat ini (hasil hitung manual).
  4. KasirLo menghitung kas yang diharapkan dan selisih:
  1. Konfirmasi penutupan shift.
Selisih berarti jumlah fisik tidak cocok dengan catatan. Periksa kembali hitungan sebelum menutup shift. Data shift tetap tersimpan dan bisa dicek admin di Dashboard → Kelola Toko → Shift.

Riwayat shift

Halaman Shift menampilkan 5 shift terakhir untuk kasir dan outlet yang aktif. Anda bisa melihat kas awal, kas masuk/keluar, dan selisih tiap shift.

Catatan penting

  • Hanya satu shift aktif per kasir di satu outlet dalam satu waktu.
  • Setelah shift ditutup, kasir harus membuka shift baru untuk bertransaksi lagi.
  • Admin bisa melihat dan mengelola shift dari Dashboard di Kelola Shift.
Kasir tetap bisa menutup shift setelahnya. Riwayat shift mencatat semua shift, jadi hitung kas aktual sesuai uang di laci saat menutup.
Boleh. Kasir yang aktif menutup shiftnya (atau meneruskan), lalu kasir berikutnya membuka shift baru di aplikasinya.